Record Details

Title Kemungkinan Penerapan Acidizing di Blok Timur Lapangan Kamojang
Authors Yunis
Year 2001
Conference Indonesian Geothermal Association Conference
Keywords Lumpur basis lempung, kerusakan formasi, acidizing, Cost-Benefit Ratio, Kamojang blok Timur
Abstract Blok Timur lapangan panasbumi Kamojang direncanakan untuk turbin Unit IV (60 MWe) dan uap dipasok sumur-sumur standar yang di bor pada zona permeabilitas tinggi. Namun sumur-sumur di zona ini mempunyai produksi yang sangat bervariasi dan diduga disebabkan oleh lumpur pemboran yang tertinggal. Berdasarkan data pemboran, data Pressure built-up (PBU), data Well completion test (WLT), data pengukuran tekanan dan temperatur maka dari 8 sumur di zona kh tinggi, 3 sumur yang akan di acidizing pada tahap awal ini. Ketiga sumur itu adalah sumur KMJ-57, KMJ-59 dan KMJ-70. Teknik acidizing yang telah sukses di Philipina mengunakan campuran Hydrochloric acid (HCl) berlebih dengan Amonium bifloride (NH4HF2) yang disebut dengan Mud acid (Malate, 1997). Kelebihan HCl dan HF yang terbentuk dapat berfungsi sebagai pemecah kerak akibat lumpur pemboran ataupun akibat reaksi kimia fisika air formasi. Pemboran 2 sumur standar sekitar US$ 4 juta dengan potensi 15ñ20 Mwe dan biaya acidizing 3 sumur diperlukan biaya US$ 450.000, dengan potensi menjadi 15 MWe. Sehingga biaya acidizing 3 sumur hampir sepuluh kali lebih murah dibanding pemboran 2 sumur standar, keuntungan lain adalah bertambahnya pengetahuan pekerja Pertamina.
Back to Results Download File